Kamis, 13 Januari 2011

Sebuah Arti Antara Reggae dan Mariyuana



Antara Musik Reggae dan Rastafarian

indosiar.com, Jakarta - Reggae merupakan salah satu jenis aliran musik yang sudah tidak asing lagi, meskipun komunitas pecinta musik reggae di Indonesia terbilang tidak terlalu banyak.

Sayangnya, meskipun menyuarakan perdamaian, banyak pula yang memandang negatif terhadap komunitas penggemar musik reggae. Mereka diidentikkan dengan kehidupan bebas serta konsumsi daun ganja.

Irama musik reggae ini, terdengar mengasyikkan. Iramanya yang dinamis, membuat pendengarnya terhanyut. Mereka ikut menghayati lirik-lirik dalam sebuah lagu berirama reggae ini.

Sepintas, penampilan para penggemar musik reggae ini seakan menunjukkan gaya hidup yang masa bodoh. Kaos oblong, jeans belel, serta rambut gimbal, menambah lusuh penampilannya.

Ditambah lagi dengan adanya stereotipe negatif yang selama ini muncul. Musik reggae terkesan identik dengan ganja, mariyuana, serta seks bebas. Hal itu diperkuat oleh kenyataan di mana petugas kebersihan kerap menemukan sisa lintingan ganja yang habis dibakar, seusai pertunjukkan musik reggae.

Soal penggunaan ganja untuk menikmati musik reggae tidaklah diterima oleh seluruh penikmat musik reggae. Menurut mereka, reggae sebetulnya adalah musik yang membawa pesan perdamaian.

Sehingga tak ada hubungannya sama sekali dengan penggunaan ganja yang merupakan benda ilegal untuk dikonsumsi secara bebas.Musik reggae semakin populer ke seluruh penjuru dunia di era tahun 1980-an, termasuk di Indonesia. Akar musik ini adalah musik ska, yang temponya lebih cepat dibandingkan reggae.

Dan kematian Bob Marley pada tahun 1981, malah semakin membuat musik dinamis ini menjadi semakin digemari.Bisa jadi, penggemar musik yang menghisap ganja saat mendengar lagu-lagu reggae, sebetulnya terbawa oleh upaya meniru perilaku perilaku negatif idolanya.

Pada praktiknya, menghisap ganja dapat memunculkan fantasi tertentu bagi penggunanya. Dan ini yang diyakini oleh sebagian orang agar dapat membuat mereka lebih menikmati musik yang dimainkan.

Bagi sebagian orang, reggae sebetulnya dapat memberikan pengaruh yang positif. Selain lirik lagu reggae berisi pesan perdamaian, juga memberikan dorongan untuk membuat hidup lebih baik.

Pesan perjuangan yang diusung dalam musik reggae, diilhami dari kondisi sosial di Afrika, khususnya di Jamaika, yang merupakan daerah koloni negara-negara Eropa.

Karena itu, tidak heran orang-orang yang bernasib serupa dengan orang Jamaika, akhirnya juga menyukai reggae.
Namun, tidak semua penggemar reggae memahami makna di balik gelora musik ini. Sebagian masih melihatnya sekedar sebagai hiburan belaka, yang berkonotasi dengan suasana santai, atau liburan.


Segmen 2

Sebutan rastaman muncul karena musik reggae awalnya diusung oleh penganut rastafari. Masalahnya, banyak yang menyalahartikan identitas rastafari. Padahal, para penganut rastafari tidak identik dengan alkohol atau pun ganja. Bahkan, mereka tidak memakan daging alias vegetarian.

Sejatinya, rastafari awalnya merupakan suatu gerakan yang populer di Karibia. Gerakan ini menolak bangsa Afrika berada dalam penindasan kulit putih. Ras Muhamad yang menjalani falsafah rastafari sejak sepuluh tahun terakhir mengakui, di Indonesia terdapat bias dalam memandang rastafari.

Sesungguhnya, penganut rastafari yang disebut sebagai rastaman, atau rastafarian tidak mengkonsumsi alkohol, obat bius, ganja, dan beberapa diantaranya adalah vegetarian. Perbedaan cara memandang pada gerakan ini lebih disebabkan minimnya sumber-sumber informasi yang benar-benar paham akan rastafari.

Sehingga justru yang timbul dan diikuti oleh sebagian orang adalah perilaku negatifnya saja.Salah satu musisi Jamaika, Bob Marley, yang juga menganut rastafarian, memberi andil yang signifikan dalam mempopulerkan reggae ke dunia internasional.

Tembang-tembang yang dimainkan oleh Bob Marley memanifestasikan gerakan perjuangannya melawan rezim apartheid di Afrika.

Lagu dalam musik reggae yang berisi pesan perdamaian, serta perjuangan terhadap kehidupan maupun kritik-kritik sosial dilatarbelakangi situasi di Afrika, lebih khusus lagi di Jamaika, yang kerap mengalami pertikaian politik.

Lagu-lagu yang berakar dari musik Jamaika, seperti reggae atau ska, yang sarat dengan semangat anti perbudakan, keinginan untuk hidup mandiri, serta memiliki tujuan yang jelas dalam hidup, merupakan bagian yang tidak jauh berbeda dengan falsafah rastafari.

Namun, bagian positif seperti ini kerap luput dari pandangan banyak penggemar reggae. Sebagian besar justru lebih banyak terbawa arus gaya hidup sang legenda, Bob Marley.

Segmen 3

Kalangan musisi yang bergelut di aliran musik reggae menyayangkan kaum pecinta reggae yang tidak mengerti makna sesungguhnya, musik yang satu ini. Mereka berharap, para pecinta reggae menghayati makna terdalam dari musik yang satu ini agar aliran ini tidak dimanfaatkan untuk menjaring kaum remaja ke arah yang negatif.

Saat ini banyak penggemar reggae yang menamai diri rastaman, tetapi menjalani gaya hidup yang seenaknya, yang bertolak belakang dengan pandangan penganut rastafari. Padahal, meski berasal dari kawasan yang sama, reggae dan rastafari merupakan dua hal yang berbeda.

Begitu kentalnya nuansa falsafah rastafarian dalam ratusan tembang yang dicipta dan dibawakan musisi reggae, membuat citra reggae dan rastafarian sulit untuk dipisahkan.

Minimnya informasi mengenai esensi dari reggae dan rastafarian membuat pengertian antar keduanya menjadi tumpang tindih. Bahkan, ada orang yang menggunakan kata rasta sebagai kata ganti untuk mariyuana, atau ganja.

Sehingga beberapa orang merasa takut untuk disebut sebagai rastaman, karena berkonotasi negatif. Dalam hal penggunaan ganja, Tony Q (baca : toni kiuw) yang sudah belasan tahun bergelut di musik reggae, baik di dalam negeri, maupun mancanegara, punya pengalaman tersendiri dalam hal penggunaan ganja sebagai benda terlarang.

Jika diamati, para musisi reggae memang punya simpati kuat pada kaum rastafarian. Karena itu, mereka keberatan jika reggae dikonotasikan identik dengan kehidupan yang negatif. Kendati sebagai hiburan, musik reggae sejatinya berisi pesan positif.

Pada intinya, setelah melalui perjalanan panjangnya, reggae dan rastafarian bisa dibilang punya arah yang sama. Membawa pesan kasih sayang dan perdamaian, bukan sekedar berambut gimbal atau tampil berantakan.

Tak kenal maka tak sayang. Itulah jeritan hati pecinta reggae sejati. Kebebasan yang mereka inginkan, bukanlah kebebasan tanpa batas lewat pengaruh daun ganja.

Rabu, 12 Januari 2011

ASAL MULA BAKZ ( MARIJUANA)

Senin, 05 Oktober 2009

Asal Mula Ganja

Ganja lebih dikenal sebagai tumbuhan yang bisa bikin euforia alias ente bisa ngerasa senang walau dengan sebab yang tak jelas pangkalnya. Ini dikarenakan salah satu kandungan yang dimilikinya yang disebut THC atau tetrahydrocannabinol yang merupakan sejenis zat psikoaktif. Istilah lain untuk Ganja adalah marijuana, tampee, pot, weed, dope atau green stuff (slang bahasa Inggris), cimeng atau gele (slang bahasa Indonesia).



Tapi posting ini aku ga ada niat nyoba ngebahas segala perkara tentang euforia [baca:memabukkan]. Posting ini cuma mencoba mencari hal positif dari sebuah tanaman Ganja. Ga ada sesuatu tercipta dengan kesia-siaan.

Tanaman ini pertama kali ditemukan 8000 SM, umumnya digunakan saat itu sebagai bahan tekstil. Ganja dewasa bisa mencapai tinggi empat meter dengan batang bercabang dan termasuk cabang rumput. Makanya tanaman ini digolongkan dalam tanaman perdu. Jumlah daun dalam tiap tangkai selalu dalam jumlah ganjil 5, 7 ato 9. Sedangkan bunganya sudah dapat dilihat pada umur 6 bulan meskipun dalam ukuran yang cukup kecil. Bijinya sendiri berwarna hitam kecoklatan dan mengkilap serta mengandung minyak. Mungkin kalo sedikit penelitian lebih lanjut, ganja bisa dijadikan salah satu sumber minyak alternatif.



[kalo lo ngerasa di sela-sela pekarangan rumah lo nongol daun macem gini, weisss.... cepat2 nentuin pilihan, milih musibah atooo mungkin rezeki yang tak terduga... Ingat lhooo....!!! Kesempatan tu ga dateng 2 kali.... wakakakak]

Okeh....okeh...... mari kembali kembali kepada jalan yang lurus....
Wuuu.......saaaa.....
Nama latin untuk tanaman ini adalah Cannabis sativa, selanjutnya tanaman ini di bagi menjadi dua jenis menjadi C. sativa sativa dan C. sativa indica (disingkatkan aja dengan CSS dan CSI). Nah, jenis subspesias yang bikin orang pada mabuk adalah subspesies CSI. CSI mengandung kadar THC diatas 0,3% dan ini tergolong tanaman narkotika. THC adalah bahan kimia ilegal yang paling populer di dunia, dan merupakan zat rekreasional peringkat keempat setelah kopi, alkohol, dan nikotin. Ngomong soal kopi dan nikotin jadi ngeliat diri sendiri......

Sedangkan subspesies CSS tergolong dalam tanaman yang mengandung THC dibawah 0,3%. Kandungan kimia lain untuk Cannabis sativa adalah cannabinoid (CBN). Cannadibiol (CBD) yang merupakan kandungan utama dari CBN tidak bersifat psikotomimetik, istilah untuk dampak psikologis euforia, seperi pada THC. Sehingga bisa disimpulkan tanaman ganja yang memiliki banyak keunggulan adalah tanaman dari subspesies CSS dan sering disebut cannabis sativa saja. Meskipun ada saja jenis dari subspesies ini yang mengandung THC 1-10 %, dalam bahasa latin dikenal dengan nama Cannabis sativa L.

Kulit batang ganja kaya akan serat berkualitas yang baik untuk bahan tekstil, kayunya dapat dijadikan bahan kertas berkualitas tinggi untuk kertas rokok dan uang kertas. Bijinya yang mengandung minyak dapat diolah untuk minyak sayur atau bahan kosmetik [hati-hati para kosmetikaholik, ente2 pade bisa memanjakan diri dengan ganja....Hmmm.....].

Kalo diliat2 macemnya ini tanaman hampir semua bagiannya bermanfaat. Tapi, ada suatu nilai plus dari bercocok tanam ganja. Tidak terlalu membutuhkan perhatian khusus. Soalnya desas desus yang beredar diseputaran telingan aku, sebarkan benihnya trus pulang dan kembali untuk panen. Praktis betul yaa....!!!

[Tapi belum tau ini untuk subspesies yang mana, atau mungkin ini cuma sekedar kabar angin. Maklum, bukan pembudidaya......]

Kalo mo mencoba googling, coba aja ketik keyword hemp. Itu merupakan salah satu jenis ganja yang paling populer dari segi positif. Hemp termasuk golongan yang rendah kandungan THC. Coba aja buka situs ini. Disitu anda bakal ngeliat berbagai macem produk dari hemp.

Cuma sayang seribu sayang, kepopuleran hemp tidak sepopuler jenis ganja yang lain seperti marijuana. Marijuana termasuk jenis yang mengandung kadar THC tinggi dan tentunya bisa bikin lo semua pada mabok. Lagi pula teknologi sekarang juga mampu mengoloh jenis ganja yang mengandung THC rendah menjadi tinggi. Bisa dibilang kekhawatiran akan ganja sebagai tanaman memabukkan tetap akan ada pada keseluruhan jenisnya.

Jadi, bisa disimpulkan pemanfaatan ganja merupakan pemanfaatan yang penuh dengan resiko tinggi. Tapi, setidaknya ganja bukan merupakan tanaman yang tercipta murni untuk memabukkan. Sebelum nutup aku mo berbagi suatu situs yang berisi cerita pesta ganja dan keurja udeep.

BOB MARLEY - ONE LOVE

Original Lyrics One Love
by Bob Marley
One love, one heart
Let’s get together and feel all right
Hear the children crying (One love)
Hear the children crying (One heart)
Sayin’, “Give thanks and praise to the Lord and I will feel all right.”
Sayin’, “Let’s get together and feel all right.”
Whoa, whoa, whoa, whoa
Let them all pass all their dirty remarks (One love)
There is one question I’d really love to ask (One heart)
Is there a place for the hopeless sinner
Who has hurt all mankind just to save his own?
Believe me
One love, one heart
Let’s get together and feel all right
As it was in the beginning (One love)
So shall it be in the end (One heart)
Alright, “Give thanks and praise to the Lord and I will feel all right.”
“Let’s get together and feel all right.”
One more thing
thanks 4 visiting us www.OriginaLyric.info
Let’s get together to fight this Holy Armageddon (One love)
So when the Man comes there will be no, no doom (One song)
Have pity on those whose chances grow thinner
There ain’t no hiding place from the Father of Creation
Sayin’, “One love, one heart
Let’s get together and feel all right.”
I’m pleading to mankind (One love)
Oh, Lord (One heart) Whoa.
“Give thanks and praise to the Lord and I will feel all right.”
Let’s get together and feel all right.
(Repeat)
” Lyrics: One Love “
by: Bob Marley

Welcome to the Wonderful World Of Cannabis!


May 17th, 2008
Hello friends, welcome to the Wonderful World of Cannabis!
This site is for everyone and anyone interested in this beautiful plant and for all who wish to seek the truth concerning the magical herb. It’s been a part of our world since what some experts are dating all the way back to 8000 BC! The U.S constitution was written on hemp paper so there may be a few things you didn’t know about cannabis.
Everyone seems to know how cannabis smells, even if they haven’t smoked it before they have encountered it one way or another. It’s a smell that’s very recognizable to most people; many people think or say it smells like skunk or pine but in reality there is a large array of smells and taste expressed from cannabis. It’s in our social and party scenes, and whether we like it or not it plays a big role in our society and in opening one’s mind to different ways of thinking and consciousness.
Grape Krush flowers
Cannabis is a huge part of popular culture and is featured in music, movies and television. Recording artist legends and favourites like the Beatles, Led Zepplin, Grateful Dead, Bob Marley, Jimmy Hendrix, CCR, Willie Nelson, and Snoop Dog (of course), and a high percentage of acts were very influenced by the use of pot. There wouldn’t be some great jams out there without its influence! There are millions of pot smokers around the globe and a thriving tourist market in Amsterdam and an even more thriving black market.
Many lies have been told about cannabis by governments and agencies that push prohibition on their people, just like they did with alcohol decades ago. Tobacco and cigars, alcohol and even coffee can be more hazardous to your health than using marijuana. Read the facts and see the proof, cannabis has been proven as a healing medicine for thousands of years. Learn about the many uses of hemp/marijuana for food, clothing, gas and industrial materials all being bio degradable and great for mother earth.
Lose yourself in the Wonderful World of cannabis. Educate yourself and make your own decision!
We will be updating with new information, features, reviews and pictures and more every week.
Thank you,
Peace

Minggu, 09 Januari 2011

info : BOB MARLEY

Robert Nesta Marley
Laki-Laki
Nine Miles, St. Ann, Jamaica06 Februari 1945



Tinggi Badan
:
172 cm


Biografi :

Bob Marley seorang penyanyi, penulis lagu, gitaris dan aktivis Jamaica. Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada tanggal 6 Februari 1945 di Nine Miles, Saint Ann Parish, Jamaica.

Bob Marley mengawali karirnya dengan the Wailers, grup yang dia bentuk bersama Peter Tosh dan Bunny Livingston pada tahun 1963.

Bob Marley menikahi Rita Marley pada February 1966. Dan Rita-lah yang memperkenalkan Bob pada Rastafarianism. Pada tahun 1969, Bob, Tosh dan Livingston secara penuh telah memeluk Rastafarianism, yang sangat memengaruhi musik mereka dan reggae pada umumnya.

The Wailers berkolaborasi dengan Lee Scratch Perry, menghasilkan hit-hit unggulan seperti Soul RebelDuppy Conquerer400 Years dan Small Axe. Kolaborasi tersebut berakhir pahit karena Perry menjualnya di Inggris tanpa persetujuan the Wailers. Namun peristiwa tersebut berbuah manis, Chris Blackwell, pemilik Island Records mengontrak the Wailers dan memproduseri album mereka CATCH A FIRE dan BURNIN.

Pada tahun 1976, Bob Marley hijrah ke Inggris. Kreatifitasnya tak mereda, EXODUSberhasil nangkring di British charts selama 56 minggu. Kesuksesan ini diikuti album berikutnya, yaitu KAYA. Kesuksesan tersebut mampu mengantarkan musik reggae ke dunia barat untuk pertama kalinya.

Pada tahun 1977, Bob Marley divonis terkena kanker kulit, namun disembunyikan dari publik. Bob Marley kembali ke Jamaica tahun 1978, dan mengeluarkan SURVIVAL pada tahun 1979 diikuti oleh kesuksesan tur keliling Eropa.

Bob Marley melakukan 2 pertunjukan di Madison Square Garden dalam rangka merengkuh warga kulit hitam di Amerika Serikat. Namun pada tanggal 21 September 1980, Bob Marley pingsan saat jogging di NYC's Central Park. Kankernya telah menyebar sampai otak, paru-paru dan lambung. Penyanyi reggae inipun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Miami Hospital pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun, dengan meninggalkan seorang istri dan 5 orang anak.

Sabtu, 08 Januari 2011

Rasta atau rastafari adalah sebuah kepercayaan, pergerakkan sosial dan politik yang di anut oleh bangsa kulit hitam yang bermula di jamaika. Kepercayaan ini ada hubungannya dengan agama nasrani dan yahudi karena nabi mereka, Haile Selassie, di percaya sebagai keturunan langsung dari menelik anak dari nabi Sulaiman dan Ratu Sheba.
Nama Rasta adalah kependekkan dari nama asli Haile Selassie, yaitu Ras Tafari Makonnen. Para Pengikutnya di sebut Rastafarian.
Tuhannya di sebut Jehovah atau Jah yang juga di sembah oleh kaum Yahudi.
Sementara itu, mereka yakin pula kalo pengikutnya yang kebanyakan berkulit hitam adalah salah satu dari suku Bani Israil yang tercecer ketika hijrah dari mesir melewati laut merah.
Rastafari menganjurkan pengikutnya untuk menjauhi materialisme dan hidup alami. Mereka juga di larang memotong bagian tubuhnya ( maka dari itu rambut mereka di biarkan menggimbal ) , dan memakan daging. Asap mariyuana juga di anjurkan di pakai untuk meditasi para rastafari.
Sebagian identitas, biasanya pengikut Rastafari menggunakan warna identitas Merah, Emas( Kuning ), Dan Hijau.
Merah berarti Kebenaran,
Kuning berarti Makmur, dan
Hijau berarti Subur.

reggaeman

reggae adlah sebuah jiwa yang sarat dengan
unsur perdamaian dan persahabatan,golongan,kepercayaan,bahkan komunitas apapun

bagi para penggemar music reggae
maupun suka dengan rokok anak reggae ( marijuana ) hehehkk
suka dengan party reggae
semuanya dapat bergabung dengan tampa alasan apapun
untuk saling tukar pikiran
berinteraksi secara positif tentang perkembangan reggae di indonesia


VISI dan MISI kami adalah.. ??
mengembangkan music reggae di indonesia
sebagai music perdamaian dan persaudaraan di negri yang indah ini
dalam satu hati satu jiwa

ONE LOVE REGGAE MUSIC